Kamis, 06 Desember 2012

5 Mitos Tentang Keamanan Komputer


Percaya mitos? Gimana yaa…?? Itu terserah. Tetapi, inilah 5 mitos dalam dunia keamanan komputeryang sebaiknya jangan dipercaya.!!!
1.Instal Perangkat Keamanan Berarti 100% Aman
Perangkat Keamanan itu seperti antivirus, firewall, dan perangkat back-up. Memang banyak pembuat antivirus yang menganggap kalau antivirus buatannya paling hebat dalam melindungi komputer. Mungkin betul dia paling hebat, tapi tidak 100% melindungi.
Dan harus diakui, meskipun tidak 100% melindungi. Perangkat keamanan wajib diinstal. Dan ingat! Antivirus itu 80% melindungi sedangkan 20%nya dari sifat si pemilik komputer.
2.Sekali Instal, Sudah Selesai
Maksudnya. Ketika kita sudah instal software, berarti kita tidak lagi peduli akan versi baru yang mungkin jauh lebih aman dan lebih canggih. Ingat! Software juga punya kesalahan sama seperti pembuatnya (manusia).
Suatu saat, pembuat software akan meluncurkan update-nya / patch. Nah, itu wajib kita instal agar patch dan update-nya bisa memperbaiki kesalahan pada software kita. Dan software yang paling penting diupdate adalah sistemoperasi, antivirus dan software yang berkaitan dengan internet.
3.Isi Komputer Tidak Ada yang Penting
Ingat isi komputer gak hanya software dan file lainnya. Mungkin si komputer tersebut juga terdapat file yang kita rahasiakan (misalnya). Tapi data pribadi yang kita simpan di komputer seperti, arsip rekening bank, password facebook / twiter, dan lainnya memang sangat dibutuhkan oleh para penjahat dunia maya karena hal seperti demikian memiliki harga yang tinggi di pasar bawah tanah.
4.Penjahat itu Hanya Menyerang Borjuis
Kebanyakan orang berfikir bahwa penjahat itu hanya meny7erang orang kaya. Eits, belum tentu. Penjahat kebanyakan tidak menyerang untuk langsung mencari uang. Uang itu memang tujuan, tapi didapatnya bukan dengan cara membobol rekening. Itu resiko yang sangat besar. Mereka biasanya mencari database informasi dan menjual informasi dari database tersebut. Mislanya, database yang mengandung nomor kartu kredit itu harganya lebih mahal daripada yang mengandung nomor handphone.
Sarannya. Minimalkan membagikan informasi seperti nomor handphone, nomor kartu kredit , tanggal lahir dan jangan gunakan password yang lemah. Gunakanlah lirik lagu sebagai password agar kita aman.
5.Komputer Lambat, Hardware Diganti
Ini tidak salah. Ketika software semakin canggih maka hardware pun harus canggih pula agar sistem komputer kita tidak lambat alias lelet. Tapi, komputer lambat bukan karena hardwarenya tidak kuat mendukung. Tapi kemunkinan, ada virus / malware / trojan / worm.
Program jahat biasanya berjalan tanpa diketahui oleh pemilik komputer, pwnggunaan sumber daya seperti RAM, harddisk, processor, dan juga koneksi internet. Ingat “Isi Komputer Tidak Ada yang Penting”? Meskipun komputer kita isinya tidak penting, penjahat memanfaatkan komputer dengan menginstal malware yang jalan secara diam-diam. Program tersebut bikin komputer menjadi lambat dan koneksi internet lambat juga.
Jadi, tidak salah jika kita sering men-scan komputer kita dan kita juga harus meng-update antivirus dan sistem operasi kita agar aman.

Virus, Malware, Spyware dan Adware – Apa Perbedaannya?

Semakin lama, setiap pengguna komputer harus semakin waspada terhadap berbagai ancaman yang bisa menimpa komputer. Hal tersebut bisa datang dari mana saja dan dengan berbagai cara. Walaupun, internet masih menjadi ancaman terbesar terhadap keamanan pengguna. Untuk itu kita harus memberi perhatian lebih terhadap akun-akun kita di berbagai situs di internet.
Berbicara mengenai berbagai ancama keamanan di internet, kita kadang menemukan istilahvirus, malware, adware dan juga spyware. Apa perbedaannya?
Melindungi komputer dari serangan virus sangatlah penting, tetapi bagaimana kita dapat melindunginya tanpa mengenal ‘musuh’ seperti apa yang kita hadapi?

PENGERTIAN MALWARE

Malware, singkatan dari Malicious Software, adalah program yang didesain untuk ‘mengganggu’ operasi komputer, mengumpulkan informasi-informasi sensitif, ataupun mengakses ke dalam sistem komputer tanpa izin. Walaupun pengertiannya adalah software/program, malware juga dapat berupa script atau kode.
Istilah malware secara umum digunakan untuk menggambarkan program atau kode yang dimaksudkan untuk mengeksploitasi komputer, atau data-data yang terdapat di dalamnya, tanpa persetujuan. Termasuk untuk menggambarkan program atau kode yang bersifat merusak, berbahaya dan mengganggu.
Dengan pengertian yang luas tersebut, maka virus komputer, spyware, adware, trojan, worm dan program-program jahat lainnya bisa dikatakan sebagai jenis-jenis dari malware.

PENGERTIAN SPYWARE

Spyware adalah salah satu tipe malware yang diciptakan untuk spying alias memata-matai user. Karakter utamanya adalah mengumpulkan data/informasi, dan tentu saja tanpa seizin user.
Spyware umumnya memiliki dua tujuan atau target. Pertama, adalah berupa keylogger (keystroke logger) yang merekam key-key yang kita ketik pada keyboard. Ini sangat berbahaya, karena bisa mengakibatkan user kehilangan akun bank, kartu kredit, dan berbagai akun lainnya termasuk yang berada di dunia maya (email, social media, etc). Kedua, yaitu spyware yang ditujukan untuk merekam kebiasaan atau aktivitas user saat browsing di internet, dengan tujuan untuk menjual produk/menampilkan iklan yang tertarget (sesuai dengan profil user), sehingga mereka memiliki peluang lebih tinggi dalam penjualan produk tertentu.

PENGERTIAN ADWARE

Adware (advertising-supported software) adalah salah satu tipe malware yang bersifat advertising. Seperti namanya, adware adalah setiap software yang mengandung iklan/otomatis memunculkan iklan. Iklan-iklan tersebut biasanya berupa pop-up, muncul pada saat kita melakukan instalasi, ataupun selalu ada pada user-interface program tersebut.
Adware sifatnya agak kurang berbahaya, dan sering berada pada berbagai program gratisan. Misalnya saja iklan-iklan yang terdapat pada Windows Live Messenger atau Yahoo! Messenger, itu adalah adware. Program-program offline yang kita download juga biasanya mengandung adware dan akan menampilkan iklan pada user-interface.

PENGERTIAN VIRUS

Virus adalah program jahat yang bertujuan untuk membuat eror, kerusakan pada komputer, baik file, sistem, kinerja bahkan hingga hardware. Tidak seperti tipe malware lainnya, virus adalah program yang dapat ber-reproduksi di dalam komputer kita dan juga menular ke komputer-komputer lainnya melalui perpindahan file (via flasdisk, disk, etc) ataupun melalui internet.
Istilah ‘virus’ adalah istilah yang paling sering digunakan, walaupun penggunaannya kadang kurang tepat. Banyak orang yang menyebut malware, spyware, adware, worm, trojan dan progam jahat lainnya sebagai virus. Padahal virus adalah salah satu tipe dari malware ataumalicious sofware.

Mencegah Serangan DDos

`Dalam bahasa sederhananya, serangan DoS (Denial of Service) adalah sebuah serangan terhadap sebuah komputer atau server yang terdapat dalam jaringan Internet dengan cara menghabiskan resources yang dimiliki komputer tersebut sampai tidak dapat menjalankan fungsinya dengan benar dan mencegah pengguna untuk mengakses informasi atau layanan. Walaupun motif, target, dan modus serta metode melancarkan serangan berbahaya ini bisa berbeda-beda, tetapi tujuan umumnya adalah mengganggu fungsi sebuah website (IP) baik secara sementara maupun sampai waktu yang tidak ditentukan. Bentuk serangan DoS yang tipikal dan paling nyata terjadi ketika si penyerang membanjiri sebuah jaringan/server tertentu dengan request-request komunikasi atau informasi eksternal sehingga korban tidak bisa merespons terhadap trafik yang membludak (atau merespon sangat lambat). Ini memaksa komputer/server target untuk melakukan reset.


Jika DoS hanya melibatkan seorang penyerang maka serangan DDoS (Distributed DoS) melibatkan penyerang multi-level, sehingga lebih sulit dihadapi dan lebih berbahaya. Seorang penyerang bisa mengambil alih dan menggunakan komputer orang lain (termasuk komputer Anda) untuk menyerang sistem targetnya. Serangan DDoS telah banyak menghancurkan website-website perusahaan besar bahkan penyedia hosting. Bahaya serangan ini terletak pada serangannya yang meniru tabiat trafik asli, sehingga sangat sulit diidentifikasi kecuali jika telah menimbulkan kerusakan. Olehnya itu DDoS disebut “distributed” karena penyerang menggunakan banyak komputer untuk melancarkan serangan denial-of-service.
Mengidentifikasi Serangan DDoS
Sangat sulit dalam membedakan serangan DDoS dengan gangguan biasanya.
Terdapat gejala gejalan yang bisa diartikan serangan DDoS antara lain :
  • Jumlah spam yang tiba-tiba meningkat
  • Blog tidak bisa diakses
  • Jaringan jadi lemot dan butuh waktu sangat lama mengakses blog atau file, dll.
  • Blog-blog tertentu tidak dapat diakses terus menerus
Cara Menghindari Serangan DDoS
Menurut fakta yang terjadi bahwa tidak ada cara yang sederhana dalam menghindari serangan DDoS ini. Tetapi ada beberapa strategi dalam mengurangi serangan DDoS ini yaitu, membatasi jenis-jenis trafik yang diizinkan masuk ke dalam jaringan dengan menginstall firewall dan yang paling realistis adalah memilih hosting terpercaya yang memiliki kemampuan untuk menghalau serangan DDoS.

(Trik Rahasia) Memasukan File Pada Gambar



Langsung saja saya akan jelaskan tentang bagaimana cara untuk memasukkan file kedalam gambar.
Pertama, siapkan sebuah file yang sudah di kompres (di jadikan .rar) dan sebuah file gambar (.jpg .gif. png dll) yang akan di jadikan. Pertama siapkan file gambar dan file .rar nya










Kemudian letakan dua buah file tersebut di satu drive yang sama atau folder yang sama, untuk memudahkan, saya sarankan di taruh di drive yang sama saja.
Contoh : Drive C, D, E, atau F. Disini saya menggunakan Drive D.
Bila sudah, buka Command Prompt (tekan win+r, ketik CMD).

Kemudian ketikan code berikut :
D:\>copy /b HON.jpg+
HeroesOfNewerth.rar hasil.jpg

Ket :
HON : Nama file gambar (sesuaikan dengan nama file gambar anda).
HeroesOfNewerth : Nama file .rar (sesuaikan juga dengan nama file .rar anda)
hasil : Nama file hasil dari gabungan file gambar dan file .rar (file gambar yang berisi file .rar)

Maka kan tercipta file gambar yang bernama hasil.jpg.

Sekilas memang tidak ada bedanya dengan file hasil.jpg yang pertama kecuali ukuran filenya aja yang bertambah besar. Anda juga bisa membuka file gambar tersebut. Kalau nggak percaya, coba saja klik 2x. Bagaimana?? Bisa kan?? terus rahasianya apa dong kalau gitu?? tenang, jangan putus asa dulu, sekarang coba anda buka dengan open with (klik kanan->open with->WinRAR, kalau nggak ada WinRara nya pilih choose program). OK

Selasa, 10 Juli 2012

Langkah Utama Mengamankan Komputer

Bagi para pengguna komputer baik yang terhubung dengan internet atau tidak, sudah saatnya untuk mengetahui bahwa bahaya akan kejahatan komputer terus mengintai baik disadari atau tidak, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menghancurkan isi komputer anda.
Terkait dengan berita di media online, tentang melesatnya penyebaran virus-virus buatan lokal yang tidak kalah merepotkannya dengan virus luar negeri, maka saya ingatkan untuk sebaiknya teman-teman pembaca selalu waspada. Dan waspada itu saya rangkum menjadi 9 langkah awal dalam mengamankan komputer. Ingat, ini adalah 9 langkah awal, kewaspadaan dan memperbaharui pengetahuan anda tentang cara-cara baru yang digunakan penjahat tetap senantiasa dibutuhkan.
Saat ini, pengguna komputer di Indonesia sebagian besar menggunakan Microsoft Windows sebagai sistem operasi, dan langkah ini memang ditujukan untuk sistem operasi tersebut.
1. Upgrade Sistem Operasi
Meng-upgrade sistem operasi ke yang lebih baru, setidaknya tetap mengikuti program terakhir yang disediakan.
  • Pengguna Microsoft Windows XP meng-upgrade ke Microsoft Windows XP Service Pack (SP) 2.
  • Untuk pengguna Microsoft Windows 95/98/ME/NT, disarankan meng-upgrade ke yang lebih tinggi.
  • Menutup celah keamanan pada sistem operasi dengan memasang security patch terkini.
2. Gunakan Firewall
Firewall membantu melindungi komputer dari hacker jahat, worm, dan beberapa spyware.
  • Gunakan Windows Firewall (tersedia pada Windows XP SP2) atau produk-produk firewall lainnya baik yang harus beli maupun yang gratis. Beberapa program firewall komersial adalah ZoneAlarm, Agnitum Outpost Personal Firewall, Checkpoint Firewall, dll. Sedangkan yang gratis seperti Comodo Personal Firewall, Sunbelt Personal Firewall,
  • Untuk pengguna internet broadband, pastikan router sudah memiliki firewall.
3. Install Antivirus
Antivirus melindungi kita dari akses virus pada komputer dan serangan-serangan jahat lain seperti trojan dan worm. Antivirus bisa mencari virus, trojan, dan worm yang berdiam di komputer dan melakukan pemindai terhadap email yang masuk maupun email yang keluar. Yang terpenting adalah:
  • Pastikan Antivirus anda selalu diset untuk meng-update pengetahuannya tentang virus-virus terbaru.
  • Pastikan juga program Antivirus anda adalah versi yang terakhir.
  • Jangan membuka attachment email dari orang yang tidak anda kenal.
  • Lakukan pemindai (scanning) terhadap removable device seperti hard disk external, USB disk, maupun CD/DVD yang terkadang mengaktifkan auto-run.
4. Selalu Update
Sama seperti sistem operasi, piranti lunak yang terus di-update akan terbebas dari masalah kelemahan keamanan. Selain itu, gunakan program-program terkini agar terus mengikuti perkembangan keamanan program.
5. Mencegah Spyware
Spyware adalah program kecil yang hinggap di komputer kita untuk merekam dan mengirimkan semua data-data dan kegiatan yang terjadi di komputer, tentunya hanya kegiatan yang diinginkan si pembuatlah yang direkam, seperti aktivitas keyboard oleh keylogger.
Mencegah spyware dapat dilakukan dengan:
  • Waspada terhadap file yang anda buka atau download lewat internet atau email.
  • Jangan menginstall program yang tidak jelas pembuatnya.
  • Jangan sembarangan berselancar ke situs yang memiliki tingkat risiko tinggi. Sebagai contoh: Banyak situs porno yang mengandung spyware.
Menghilangkan spyware bisa menggunakan program AntiSpyware seperti Windows Defender, Ad-Aware, Spybot Search & Destroy, dll lalu lakukan pemindai di seluruh komputer. Yakinkan program selalu melakukan update otomatis dan memindai komputer setiap hari sebelum anda memulai kerja.
6. Amankan Koneksi Nirkabel (Wireless)
Apabila anda memiliki jaringan nirkabel, selalu ikuti dokumentasi instalasi dan :
  • Gunakan MAC filtering untuk membatasi penggunaan pada komputer yang dipercaya saja.
  • Gunakan enkripsi WPA atau WPA2 yang lebih aman untuk mengurangi risiko penyadapan.
7. Membatasi Resiko Email Spam
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko terhadap spam:
  • Jangan meng-klik apapun terhadap email yang telah diidentifikasi sebagai spam.
  • Pisahkan antara email pribadi / kantor dengan email yang digunakan khusus untuk melakukan registrasi online.
  • Gunakan email client yang sudah terintegrasi dengan spam filter atau pasang program spam filter.
8. Backup
Selalu backup file-file penting dan simpan di tempat lain yang aman, pastikan file-file terbackup dengan baik dan tidak mengandung malware.
9. Keamanan Fisik
  • Buat tanda “keamanan” pada komputer anda dan benda lain yang anda anggap penting, agar selalu ingat bahwa barang tersebut butuh keamanan.
  • Pastikan tidak meninggalkan catatan-catatan kecil di sembarang tempat.
  • Catat setiap nomor serial dan jangan sampai orang lain tahu.
  • Pastikan pintu rumah, jendela, garasi terkunci dengan baik. Alat pendeteksi gerak dan alarm meningkatkan pengamanan rumah anda.
  • Jangan biarkan komputer terlihat dari luar rumah, tentu akan mengundang pencuri.
  • Pakai kunci pengaman tambahan untuk laptop, misal: fingerprint, usb dongle, dll.
  • Gunakan tas yang memiliki pengaman tambahan untuk laptop.
  • Hati-hati saat kendaraan anda mengalami gangguan dijalan, misal: ban bocor, yang seringkali dimanfaatkan oleh penjahat untuk mencuri laptop anda.

Jumat, 15 Juni 2012

Backdoor


Backdoor atau "pintu belakang", dalam keamanan sistem komputer, merujuk kepada mekanisme yang dapat digunakan untuk mengakses sistem, aplikasi, atau jaringan, selain dari mekanisme yang umum digunakan (melalui\ proses logon atau proses autentikasi lainnya). Disebut juga sebagai back door.
Backdoor pada awalnya dibuat oleh para programer komputer sebagai mekanisme yang mengizinkan mereka untuk memperoleh akses khusus ke dalam program mereka, seringnya digunakan untuk membenarkan dan memperbaiki kode di dalam program yang mereka buat ketika sebuah crash akibat bug terjadi. Salah satu contoh dari pernyataan ini adalah ketika Kenneth Thompson(salah seorang pemrogram sistem operasi UNIX membuat sebuah program proses login pada tahun 1983 ketika memperolehTuring Award), selain program login umum digunakan dalam sistem operasi UNIX dengan menggunakanbahasa pemograman C, sehingga ia dapat mengakses sistem UNIX yang berjalan di dalam jaringan internal Bell Labs. Backdoor yang ia ciptakan itu melindungi dirinya dari pendeteksian dan pembuangan dari sistem, meskipun pengguna berhasil menemukannya, karena memang backdoor ini membuat dirinya sendiri kembali (melakukan rekompilasi sendiri).
Beberapa pengembang perangkat lunak menambahkan backdoor ke dalam program buatannya untuk tujuan merusak (atau tujuan yang mencurigakan). Sebagai contoh, sebuah backdoor dapat dimasukkan ke dalam kode di dalam sebuah situs belanja online (e-commerce) untuk mengizinkan pengembang tersebut memperoleh informasi mengenai transaksi yang terjadi antara pembeli dan penjual, termasuk di antaranya adalah kartu kredit.
Istilah backdoor sekarang digunakan oleh hacker-hacker untuk merujuk kepada mekanisme yang mengizinkan seorang peretas sistem dapat mengakses kembali sebuah sistem yang telah diserang sebelumnya tanpa harus mengulangi proses eksploitasi terhadap sistem atau jaringan tersebut, seperti yang ia lakukan pertama kali. Umumnya, setelah sebuah jaringan telah diserang dengan menggunakan exploit (terhadap sebuah kerawanan/vulnerability), seorang penyerang akan menutupi semua jejaknya di dalam sistem yang bersangkutan dengan memodifikasi berkas catatan sistem (log) atau menghapusnya, dan kemudian menginstalasikan sebuah backdoor yang berupa sebuah perangkat lunak khusus atau menambahkan sebuah akun pengguna yang memiliki hak akses sebagai administrator jaringan atauadministrator sistem tersebut. Jika kemudian pemilik jaringan atau sistem tersebut menyadari bahwa sistemnya telah diserang, dan kemudian menutup semua kerawanan yang diketahui dalam sistemnya (tapi tidak mendeteksi adanya backdoor yang terinstalasi), penyerang yang sebelumnya masih akan dapat mengakses sistem yang bersangkutan, tanpa ketahuan oleh pemilik jaringan, apalagi setelah dirinya mendaftarkan diri sebagai pengguna yang sah di dalam sistem atau jaringan tersebut. Dengan memiliki hak sebagai administrator jaringan, ia pun dapat melakukan hal yang dapat merusak sistem atau menghilangkan data. Dalam kasus seperti di atas, cara yang umum digunakan adalah dengan melakukan instalasi ulang terhadap sistem atau jaringan, atau dengan melakukan restorasi dari cadangan/backup yang masih bersih dari backdoor.
Ada beberapa perangkat yang dapat digunakan untuk menginstalasikan backdoor, seperti halnya beberapa Trojan horse, tetapi yang populer adalah Netcat, yang dapat digunakan di dalam sistem operasi Windows ataupun UNIX.

Jumat, 08 Juni 2012

Menghapus Virus Pada Flashdisc Menggunakan Command Prompt


Virus Komputer adalah program berbahaya yang dirancang untuk menyusup dan kemudian merusak sistem komputer yang ada di komputer kita. Virus dapat mereplikasi diri dalam sistem Operasi, atau memberikan peluang  virus lainnya untuk masuk dengan memanfaatkan celah keamanan di sistem yang ada dalam komputer kita.
Virus juga dapat menginfeksi perangkat seperti flash disk . Hal ini dapat terjadi jika kita mendownload  file yang ternyata berisi virus atau bisa saja flashdisk kita tertular dari hardisk yang telah terinfeksi lebih awal. Kita bisa  menghapus file virus pada  flashdisk dengan menggunakan Windows “Command Prompt.” Berikut langkah-langkah cara menghapus virus dengan cammand promt:
  • Masukkan removable disk ke port USB komputer Anda.
  • Klik tombol “cancel” pada dialog box yang tampil untuk penawaran pembukaan folder atau jangan membuka flashdisk tersebut sama sekali.
  • Klik “Start” pada desktop dan klik tombol “Run.” ketik an”cmd” (tanpa tanda kutip) ke dalam kolom teks “Run” , kemudian tekan enter atau klik ok. Setelah itu akan tampil “Command Prompt.”
  • Ketik nama direktori flasdisk kita setelah itu tekan enter. Sebagai contoh  kita ketikkan “G:”, “F:”, dan lain sebagainya tergantung partisi di komputer kita.
  • Ketik “dir / w / a” tekan (tanpa tanda kutip) ke dalam “Command Prompt” dan “Enter.” Tunggulah sampai semua nama file tampil.
  • Cari virus dalam daftar file pada Tampilan tadi. Carilah file dengan nama seperti “Autorun.inf,” “Ravmon.exe,” “New Folder.exe,” “Svchost.exe” atau “Heap41a”, yang merupakan file virus.  Atau setiap file exe Yang mungkin mencurigakan file virus. Perogram exe adalah ekstensi dari aplikasi atau software. Bila kita tidak merasa menyimpan aplikasi dengan nama file yang berekstensi exe, maka file tersebut bisa kita curigai sebgai virus.
  • Nonaktifkan semua file  dengan mengetikkan “attrib -r -a -s -h *.*” (tanpa tanda kutip) ke dalam “Command Prompt” kemudian tekan  ”Enter.”
  • Sekarang kita hapus file yang mencurigakan tadi dengan cara  Ketik “del” (tanpa tanda kutip) diikuti oleh nama file pada “Command Prompt” , lalu tekan “Enter.” Contoh : “del namfile.exe”
  • Klik kanan ikon removable disk yang terletak di sudut kanan bawah dari desktop Anda dan pilih “safely Remove Hardware.”
Selamat mencoba. Oh ya jangan lupa untuk menuliskan kode kode diatas dengan sangat teliti dan benar. Semoga kalian sukses mencoba cara menghapus virus pada flashdisc kalian!

meningkatkan Keamanan Komputer Dari Cracker

Masalah keamanan adalah hal yang paling penting dalam segala hal. Begitu juga keamanan untuk komputer kita. Kita sering sekali mendengar sebuah tindak kejahatan pencurian dan perusakan data oleh para cracker pada komputer seseorang atau komputer suatu instansi. Anda pasti bertanya, adakah cara mengamankan komputer dari cracker. Menurut saya tidak ada, kita hanya bisa meningkatkan kemanan komputer kita. Untuk itu, saya akan sedikit berbagi tentang tutorial meningkatkan keamanan komputer dari cracker.
Tidak ada cara mengamankan sesuatu yang paling sempurna dan sudah dijamin tidak akan kecolongan di dunia. Kita hanya bisa selalu waspada dan berbenah diri, entah dari cara kita meningkatkan keamanan komputer, atau merahasiakan data penting kita dari jangkauan public. Berikut ini adalah langkah – langkah untuk meningkatkan keamanan komputer dari jangkauan cracker :
  • Memblokir Remote Access komputer anda. Untuk melakukannya, silahkan menuju “Start”, klik kanan pada “My Computer”, kemudian pilih “Properties”. Jika window telah terbuka, pilih tab “Remote”, kemudian non aktifkan semua option dengan menghilangkan tanda centang.
  • Menghapus User Account yang tidak terpakai. User account yang berlebihan bisa berakibat fatal. Karena ada jenis Trojan tertentu yang bisa membajak user account anda tersebut.
  • Menutup celah pada NetBIOS. Untuk mewaspadai pencurian data melalui jaringan internet, maka nonaktifkanlah NetBIOS anda. Caranya menuju menu “Start”, klik kanan pada “My Network Place” dan pilih “Properties”. Maka window “Network Connections” akan terbuka.
    Kemudian klik kanan icon koneksi internet yg tersedia, pilih “Properties”. Pilih tab “Networking”. Hapus tanda centang pada “Internet Protocol (TCP/IP), kemudian klik tab “Properties” yg ada dibawahnya. Maka window “Internet Protocol (TCP/IP) Properties” akan terbuka, pilih tab “Advanced”. Dan akan muncul window “Advaced TCP/IP Settings”, pilih tab “Wins”, lalu pilih “Disable NetBIOS over TCP/IP. Kemudian klik ‘OK”.
  • Mengaktifkan Firewall pada komputer anda. Anda bisa menggunakan firewall berbayar seperti ZoneAlarm, Agnitum Outpost Personal Firewall, Checkpoint Firewall, dan sebagainya. Sedangkan yang gratis seperti Comodo Personal Firewall, Sunbelt Personal Firewall.
  • Menginstall Anti Virus pada komputer. Dan ingat selalu lakukan update pada anti virus anda.

Mengamankan Mikrotik

Sebuah sistem/perangkat dalam internet apalagi mempunyai IP Public mengundang “penasaran” pada sebagian orang. IP Public/Publik bisa dikatakan merupakan Alamat Internet Protocol/IP yang terdaftar secara Internasional dan bisa di “panggil” dari mana saja). Jika Kta berlangganan pada sebuah ISP (lease line) biasanya kita akan dikasih IP Publik. Kembali ke penasaran tadi berikut : Cuplikan sedikit dari Log di Mikrotik. Kadang kita memang belum tahu, ternyata ada port yang tidak kita perlukan ternyata terbuka.






Bagaimana mereka mengetahui ada port yang terbuka?


Misalnya beberapa port yang umum diincar untuk di “jajal” FTP/21, SSH/22 Telnel/22 atau mungkin kalau di Mikrotik port 80 yang secara default digunakan untuk login via web.
Mengetahui kita :


1. IP Scanner (bisa diketahui IP yang “hidup”) http://www.angryziber.com/ipscan/
2. Port Scanner / Nmap (untuk mengetahui Port-port yang terbuka)
3. Misal : nmap -v -A IP/Host Target, Download Nmap di : http://www.insecure.org/nmap
4. Klu sudah dapat IP dan Port, bisa login Telnet/SSH misal dengan Putty http://www.chiark.greenend.org.uk/~sgtatham/putty/


Solusi


Jika yang mencoba cuma sekali/dua kali mungkin tidak terlalu bermasalah, asal mereka tidak menggunakan password yang benar. Tetapi jika sudah berulang-ulang dan sering ini cukup berbahaya dan mungkin juga akan menggangu trafik internet anda, apalagi bandwidth yang anda mliki cukup kecil. Bagaimana solusinya, ada beberapa yang bisa dilakukan antara lain :


1. Menutup Port-port secara penuh (IP -> Service) Disable
Misalnya menutup Port di Router : Telnet, ftp, ssh, www, www-ssl, api dan hanya Winbox yang terbuka.


/ip service
set telnet address=0.0.0.0/0 disabled=yes port=23
set ftp address=0.0.0.0/0 disabled=yes port=21
set www address=0.0.0.0/0 disabled=yes port=80
set ssh address=0.0.0.0/0 disabled=yes port=22
set www-ssl address=0.0.0.0/0 certificate=none disabled=yes port=443
set api address=0.0.0.0/0 disabled=yes port=8728
set winbox address=0.0.0.0/0 disabled=no port=8291


2. Membatasi Akses port untuk IP tertentu saja.
Misalnya : Telnet, ftp, ssh, www, www-ssl, api dan hanya Winbox hanya bisa diakses dari network lokal 192.168.0.0/24 (dari IP 192.168.0.1 – 192.168.0.254)


/ip service
set telnet address=192.168.0.0/24 disabled=no port=23
set ftp address=192.168.0.0/24 disabled=no port=21
set www address=192.168.0.0/24 disabled=no port=80
set ssh address=192.168.0.0/24 disabled=no port=22
set www-ssl address=192.168.0.0/24 certificate=none disabled=no port=443
set api address=192.168.0.0/24 disabled=no port=8728
set winbox address=192.168.0.0/24 disabled=no port=8291


3. Men-Drop IP yang “diduga” usil dan membahayakan (misal bisa dilihat dari Log yang ada di Router)
Misal : Mendrop IP 192.168.76.2 agar tidak bisa masuk melalui port 22 (SSH)


/ip firewall filter
add action=drop chain=input comment=”" disabled=no dst-port=22 protocol=tcp \
src-address=192.168.76.2


4. Mengganti service port
Misalnya Web admin Mikrotik saya ganti dari port 80 ke Port 3001


/ip service
set www address=0.0.0.0/0 disabled=no port=3001


Artinya : Set Service www (mikrotik) bisa diakses dari mana saja (0.0.0.0/0), Statusnya Aktif (disable=no) dan menggunakan port 3001. Jadi kalau mau login ke Mikrotik via Web, termasuk melihat Grafik dll masuk ke http://IP_Router:3001 (misal http://192.168.0.1:3001).


Sebenarnya masih banyak fitur di Mikrotik yang lain.

Sabtu, 26 Mei 2012

AntiVirus Gratis Terbaik Untuk OS Windows

Melindungi komputer dari ancaman virus sangatlah penting karena virus akan mengganggu aktifitas anda yang berhubungan dengan komputer. Satu virus saja menyebar di komputer dapat membuat komputer anda sering mengalami trouble dan bahkan kadang kala tidak bisa digunakan sama sekali.


Dibutuhkan antivirus yang handal untuk meredam serangan yang datang baik berupa virus, spyware, malware atau gangguan lain yang mengancam kelangsungan hidup sebuah operating system windows. Kabar baiknya, ada banyak anti virus yang dapat di-download dan digunakan dengan gratis. Diantara banyak anti virus gratis yang ada, berikut kami berikan daftar anti virus terbaikyang kami ambil dari berbagai forum diskusi di internet. Microsoft Security Essentials Dirilis Microsoft pada akhir 2009, Microsoft Security Essentials mampu mencegah komputer anda terlindung dari virus. Sebuah terobosan baru dari Microsoft karena meskipun menggunakan embel-embel nama “Microsoft”, aplikasi ini dapat mendeteksi hampir semua ancaman pada sistem operasi windows. Tidak dibutuhkan banyak setting untuk melakukan perlindungan penuh terhadap operating system karena microsoft telah merancang program ini bisa digunakan kalangan umum. Catatan : Microsoft Security Essentials, terutama saat melakukan update online harus menggunakan operating system windows yang asli karena saat update website microsoft akan menverifikasi keaslian windows yang anda pakai. Jadi, bagi yang menggunakan versi bajakan, silahkan gigit jari karena tidak dapat melakukan update langsung. Avira AntiVir Personal Edition Avira AntiVir Personal Edition merupakan anti virus gratis yang mampu melindungi system anda daris serangan virus, spyware dan ancaman “rootkit”. Avira ini sangat mudah dan ringan dalam penggunaannya, tidak begitu membebani system dan dapat berjalan di “background” tanpa harus mengganggu aktifitas anda di depan komputer. Selain mencegah virus, avira juga dapat digunakan sebagai “mail scanning” untuk mendeteksi serangan yang masuk pada e-mail. Pada menu pengaturannya, pengguna dapat melakukan level pengontrolan apakah menggunakan yang super secure, medium atau level rendah. Semakin tinggi level yang anda tentukan, semkin besar pula beban “resource” komputer yang digunakan. Jadi, sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi komputer anda. Avast! Free AntiVirus Avast! free antivirus juga merupakan pilihan menarik bagi anda yang ingin menggunakan antivirus gratis di perangkat komputer. Tingkat ketelitian pendeteksian virus juga setara dengan antivus lain. Avast punya banyak fitur menarik seperti “real-time protection”, web scanning, mail, jaringan dan boot scanner. Jangan lupa juga, anti virus ini juga tidak begitu membebani resource di komputer sehingga tidak akan mengganggu aktifitas komputer anda sehari-hari. Comodo Personal AntiVirus Comodo AntiVirus juga tidak bisa dianggap enteng dalam menangani dan memerangi virus. Comodo menggunakan sebuah pendekatan teknologi yang mampu menghambat virus sebelum mereka merusak dan mendekati inti dari operating system. Berbeda dari antivirus yang lain, comodo lebih banyak diam, dalam artian tidak begitu menampilkan pesan berupa window pop-up kepada pemakainya. Kedengarannya memang tidak begitu agresif seperti anti virus yang lain tetapi sangat efektif untuk menanggulagi bahaya yang masuk pada system. Kesimpulan : Tidak perlu repot-repot mengeluarkan isi kantong hanya untuk sekedar membeli lisensi dari perusahaan anti virus karena diluar sana ada banyak sekali antivirus yang bisa digunakan dengan gratis. Terkecuali jika digunakan pada perusahaan besar, anda mungkin harus membeli lisensi salah satu antivirus untuk digunakan menangani banyak komputer secara bersama-sama dan sekaligus mendapatkan dukungan dari perusahaan penyedia antivirus tersebut. Selain itu, jangan lupa untuk selalu meng-update antivirus yang anda gunakan guna menangani virus-virus varian baru yang muncul. Akan menjadi hal yang tidak berguna (meskipun anda menggunakan antivirus ber-bayar sekalipun) jika antivirus yang anda gunakan tidak pernah di-update guna untuk menangani ancaman baru dari varian virus baru yang beredar.